Kumpulan Kata-Kata Bijak
(Kutipan dari berbagai sumber)
1.Beranilah untuk mempertahankan apa yg Anda yakini walaupun
itu tidak populer. Karena yg populer belum tentu baik.
2. Aku pun sadar kalau hidup tidak mudah, tapi tidak ada yg berkata bahwa
hidup tidak berharga
3. Kalau pun ingin marah, cobalah marah dengan nasehat yang
santun dan lembut. Ini mendamaikanmu
4. Disiplin itu adalah kebiasaan yang membuat hal biasa
menjadi luar biasa
5. Jangan menilai pilihan orang jika kita tidak tahu alasan mereka memilih.
6. Kita semua memiliki tujuan hidup yg lebih besar daripada
opini orang lain.
7. Tidak masalah jika ada yang tidak menyukai kebaikanmu, karena tidak semua
orang memiliki selera yang tinggi
8. Aku pun terus membisikkan kepada hatiku bahwa ia lebih kuat daripada
tantangan, bahkan lebih berharga daripada keinginan
9. Kekurangan itu bukan untuk ditutupi tapi untuk disadari dan diperbaiki.
Dan kekurangan itu ada agar kita selalu rendah hati.
10. Ketika kamu jujur dengan dirimu sendiri, kamu akan mudah jujur dengan
orang lain. Kejujuran membantumu jalani hidup yg lebih damai.
11. Seburuk apapun masa lalumu, kamu bisa jadi orang yg baru hari ini. Kamu
bisa mengubah hidupmu, karena kamu bisa mengubah pikiranmu.
12. Arogansi muncul terlebih dulu setelah kegagalan
13. Engkau bukan membenciku. Engkau hanya membenci gambaran yg engkau bikin
ttg diriku. Gambaran itu cermin dirimu, bukan aku. - Adonis
14. Banyak hal yang indah dan menakjubkan bisa kita saksikan, jika pekerjaan
dilakukan dengan tanggung jawab, tulus dan ikhlas
15. Wanita ingin dicintai tanpa sebuah alasan, bukan karena mereka baik,
atau pintar, atau cantik, tapi karena mereka adalah mereka
16. Yang berarti yang bisa menghargai.
17. Homo homini lupus. Artinya, manusia menjadi serigala terhadap sesamanya.
Mungkin ucapan itu berlebihan. Mungkin juga ada benarnya. Bukankah
kadang-kadang kita berperilaku seperti serigala terhadap orang lain, mengancam,
menakut-nakuti, membentak, menjebak, memperdaya, mendengki dan merebut?
Kalau dipikir, sebenarnya mengerikan jika kita bersifat seperti serigala. Licin
dan licik, kejam dan keji, buas dan beringas. Mengintai, menerkam dan mencakar.
Kita menggigit dan memakan orang lain.
Apa jadinya kehidupan ini jika kita semua
berperilaku seperti serigala?
Tetapi ada kebalikannya. Homo homini angelus.
Artinya, manusia menjadi malaikat terhadap sesamanya. Dalam hal ini kita malah
berupaya ingin menjadi malaikat. Kita selalu mau sempurna. Kalau perlu kita
memakai topeng. Tampak saleh dan suci, taat dan takwa, bertarak dan bertapa.
Orang lain rusak akhlak berdosa, tetapi kita sempurna beragama. Orang lain
duniawi, kita surgawi. Dalam tiap tutur kata, nama Allah selalu dibawa-bawa.
Pokoknya, berbagai upaya ditempuh supaya kita menjadi malaikat alias setengah
Allah.
Nah, manakah yang kita pilih? Menjadi serigala atau
menjadi malaikat? Tentu jangan jadi serigala. Kalau begitu, menjadi malaikat?
Juga jangan! Mana bisa kita menjadi malaikat? Untuk apa pura-pura setengah
malaikat?
Kalau begitu kita menjadi apa? Homo homini homo!
Artinya manusia menjadi manusia terhadap sesamanya! Berperikemanusiaan.
Berperasaan. Berbudi. Bertenggang rasa. Bermartabat luhur. Bermurah hati.
Berjiwa besar. Bertanggung jawab. Bermasyarakat.
Bukan menjadi serigala, bukan pula menjadi
malaikat. Menjadi sesama manusia sajalah.
18. Begitu eratnya hubungan doa dengan perbuatan, sehingga orang Kristen di
abad Pertengahan mempunyai motto: Laborare est Orare (artinya: bekerja adalah
berdoa), atau Laborare sit Orare (artinya: bekerja dapat berarti berdoa). Dalam
hubungan ini, Kitab Sirakh, yang terdapat pada tambahan Alkitab Gereja Katolik
Roma, membandingkan doa para tukang batu dengan doa para ahli Taurat. Tukang
batu tidak mempunyai pengetahuan tentang Taurat. Mereka tidak dapat berdoa
seperti ahli Taurat. Tetapi itu bukan berarti bahwa para tukang batu tidak
berdoa. Hanya saja, bentuk doa mereka berbeda. Apa perbedaannya? Sirakh 38:34
mengatakan, “Ajaran dan hukum tidak dapat mereka terangkan, dan tidak mahirlah
mereka dalam pepatah, ... dan doanya terletak dalam melaksanakan pertukangannya.”
19. "Kadang kita harus gagal untuk melihat keberhasilan.
Kadang kita ketakutan untuk melihat keberanian.
Semua itu untuk melihat sesuatu yang kamu percayai sebagai sebuah keyakinan...
"
(Yumna dalam Film Aminasi Indonesia - Battle of Surabaya)
20. Mengubah orang lain itu sulit, sebaiknya meningkatkan kemakluman kita
terhadapnya, dia yg sekarang adalah hasil dari sejarah panjang
21. Lemah lembut itu bukan kelemahan. Dibutuhkan kekuatan yg luar biasa
untuk tetap anggun dalam dunia yg keras ini
22. Jika kamu bertemu orang yang bisa membuatmu tersenyum ketika orang lain
membuat menangis, teruslah bersamanya.
23. Pemimpin dengan tangan besi mematikan nyali
Pemimpin yang dinabikan mematikan nalar....
(Sudjiwotedjo)
24. Kadang, kita rindu pada seseorang, bukan karena lama tak bertemu, tapi
karena apapun yang kita lakukan, kita berharap dia yang dirindukan ada di
samping.
25. Bahasa kasih adalah bahasa yg mempersatukan. Yang memperhatikan
kepentingan bersama bukan hanya kepentingan diri sendiri.
26. Orang yg bekerja keras selalu mengalahkan orang berbakat
yg bermalas-malasan.
27. Tiap babak baru dalam perjalanan hidup dan karier berisi
banyak tanda tanya. Masa depan tidak menjamin kepastian. Kita jadi ragu-ragu,
cemas dan takut. Pada saat seperti itu kita merasakan betapa besar artinya
topangan orang lain. Pada saat seperti itu pemazmur berbisik meminta topangan
dari Tuhan, "Topanglah aku sesuai dengan janji-Mu...." (Mzm.119:116).
28. Hidup yang bermutu menghasilkan pengalaman. Pengalaman menghasilkan
sikap bijak. Pengalaman menjadikan orang berhati-hati dan mempertimbangkan
segala sesuatu secara tenang dan matang. Ia melihat persoalan bukan hanya dari
satu perspektif atau dari kepentingan sendiri, melainkan dari pelbagai
perspektif atau dari kepentingan orang banyak. Ia tidak begitu saja maju dan
menerjang. Jika perlu, ia bersedia berhenti dan menepi. seperti ditulis oleh
pengarang Amsal, “Kalau orang bijak melihat malapetaka, bersembunyilah ia,
tetapi orang yang tak berpengalaman berjalan terus, lalu kena celaka” (Ams
22:3).
29. Tiada kesempatan yang lebih indah daripada kesempatan
hidup bersama keluarga
30. Cinta adalah ilmu rasa, maka ia pun tak memiliki batas,
terlebih kapasitas...
31. Apa yang terbaik adalah apa yg bisa membuat hati kita
merasa nyaman karenanya.
32. Keputusan yang dibuat bersama, harus dikerjakan bersama-sama.....
Jangan meminta tanggapan dari orang yang senang menolak, lebih baik motivasi
orang yang suka bekerja... Sebab yang suka bekerja dan bekerjasama adalah mayoritas...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar